Sorry, may be less compatible with Internet Explorer. Diberdayakan oleh Blogger.

cover-image: Andien-kapanlagi.com

Jumat, 17 Agustus 2012

Bahaya Joging

Miley Cyrus, itsjudtja.blogspot.com

Jogging, Ingin sehat malah wafat.

Kampanye lari pagi
Gara-gara anjuran teman agar sering lari pagi, Rika malah mati mendadak. "Kita harus banyak lari pagi, cari keringat. Banyak mengeluarkan keringat membuat tubuh menjadi sehat" kata teman. Rika yang belakangan sering merasa "tidak enak badan" jadi tergoda. Ia ikuti saran teman untuk "cari keringat" yang didapat malah wafat.


Anda yang belum biasa joging, sebaiknya periksa dulu ke dokter sebelum memulai. Itu bisa berbahaya bagi jiwa Anda.

Gaya hidup
Sejak mendapatkan promosi sebagai supervisor, gaya hidup Rika banyak berubah. Perubahan juga terjadi pada pola makan. Jika biasanya ia lebih suka makan pisang goreng, tahu goreng atau singkong goreng, kini "meningkat". Ia beralih menyukai makanan yang dikenal dengan sebutan fast food dan junk food. Menurutnya itu makanan bergengsi, makanan para manajer.

Kolesterol
Rika tidak manyadari bahwa makanan goreng-gorengan apa lagi junke food mengandung kolesterol tinggi yang sangat berbahaya. Padahal, hobi makan goreng-gorengan itu sudah berlangsung beberapa tahun. Jadi, cukup banyak kolesterol yang mengendap di pembuluh darah. Apalagi, belakangan ia mulai suka menyantap junk food.

Metabolisma
Kolesterol adalah lemak yang menimbulkan plak-plak pada dinding pembuluh darah. Keberadaannya dapat mengganggu peredaran darah sehingga proses metabolisme terganggu. Itulah yang terjadi pada Rika. Akhir-akhir ini ia sering mengeluh sakit. Menurutnya, karena "masuk angin".
Padahal, gangguan metabolisme itulah yang sering disebut kebanyakan orang sebagai "masuk angin".
Lihat gambar no 2, bagaimana plak-plak kolesterol di dinding arteri menghambat aliran darah, dan menimbulkan gangguan metabolisma.


Membunuh tiba-tiba
Karena anjuran teman untuk mencari keringat, Rika mencobanya dengan jogging. Perubahan aktivitas yang tiba-tiba itu menggetarkan arteri, dan merontokkan plak kolesterol. "Sebutir saja" kolesterol lepas dari dinding pembuluh darah, dapat membuntu arteri koroner dan menghentikan aliran darah (gambar 3). Peristiwa inilah yang mengakibatkan Rika mati mendadak, ketika mengawali jogging.

Konsultasi ke doketer
Tak dapat disangkal, sangat banyak manfaat jogging bagi kesehatan. Tapi konsultasilah ke dokter, sebelum memulainya. Terutama bagi Anda yang terlanjur hidup dengan gaya makan yang tidak sehat. Rika hanya salah satu dari sekian banyak yang wafat karena cari cehat.



Illustrasi tentang terjadinya penyumbatan kolesterol pada arteri koroner, yang disebut sebagai serangan jantung. Ilustrasi: xamthoneagent.com


Artikel Terkait:

5 komentar:

Andy Borneo mengatakan...

mesti sering2 berkunjung ke blog yang mantap ini.. untuk menerapkan gaya hidup sehat.. maaf ya baru balas kunjungannya... Nice info.. :D

Dukun Konyol mengatakan...

wah harus cek kolesterol donk. memang risiko rontoknya plak kolesterol adalah terjadinya emboli. emboli sangat berbahaya terhadap nyawa jika menganggu aliran darah. makasih infonya

Whienda mengatakan...

@Andy Borneo: Trimakasih kunjungan dan sanjungannya.

@Dukun Konyol: Nah, ini kita bisa cek kolesterol ke Mbah Dukun. Makaciiih, ya?

Andy Borneo mengatakan...

berarti kalau gak pernah joging jangan asal joging ya.. kalau saya hampir gak pernah joging nih.. paling fitness doang.. hehhee.. :D

Whienda mengatakan...

@Andi Borneo: Daku pernah juga fitnes, kamudian terserang penyakit malas. Jogging lebih tepat buat pemalas kaya daku, ha...haa! Trims.

 

Paling Hangat

Followers

Apresiasi Anda